Saturday, 3 June 2017

Slow Learner, Thomas Pynchon

                   Ini hanya sebuah keisengan belaka saja awalnya, ketika namanya disebut dalam pidato Lászlò Krasnahorkai sewaktu ia menjadi pemenang Man Booker International Prize 2015. Rasa ingin tahu saya mulai muncul untuk mencari bukunya. Nama Thomas Pynchon sendiri,sering saya dengar di beberapa ulasan buku yang saya jumpai, kemudian lambat laun menarik minat saya untuk membaca bukunya.

              Alhasil saya putuskan untuk membaca karya Pynchon yang satu ini. Buku yang menjadi titik awal dalam karir menulisnya. Dan hasilnya? Tidak buruk meski tak mudah sama sekali untuk mengerti buku ini. Pynchon seolah-olah menuntun pembacanya dengan tempo yang amat pelan di dalam alur ceritanya. Ia menggambarkan lingkungan dan latar cerita dengan cukup lengkap, kadang bergerak seenaknya sehingga tak jarak para pembaca diminta dan bahkan dipaksa untuk membaca dengan pelan dan tak perlu terlalu gegabah apalagi terburu-buru untuk mengerti kisahnya. Di satu sisi, semua detail yang digambarkan dalam cerita seakan-akan menjebak para pembaca dalam alam pikiran Pynchon.


                   Di dalam buku ini terdapat lima cerita pendek dengan berbagai tema mulai dari Small Rain, Low-lands, Entropy, Under The Rose, The Secret Integration. Cerpen pertama berjudul Small Rain menceritakan seorang tentara khusus yang sedang menyambangi sebuah pulau yang baru dihantam badai. Usai dari situ, cerita berikutnya mengajak kita menikmati sebuah kehidupan pengacara dan segala problematikanya dalam cerita berjudul Low-lands. Dari kelima kisah di dalam buku ini, sebenarnya yang menarik paling menaik perhatian adalah cerita terakhir berjudul "The Secret Integration" yang menceritakan kisah Grave Snodd dan keempat teman-teman se-permainannya. Rencana akhir pekan yang semula sudah dipersiapkan, mau tak mau berantakan yang tak pernah mereka perkirakan. Menikmati buku ini benar-benar terasa seperti mempelajari sebuah hal baru dengan amat pelan, namun memang kita tak perlu  dan tak harus cepat-cepat dalam mempelajari suatu hal baru kan?Setidaknya itu satu nilai yang bisa dipelajari dari Thomas Pynchon melalui cerita-ceritanya kali ini.

Dwinda.A.S
02-06-2017

No comments:

Post a Comment